CIREBON – Dalam rangka antisipasi dan mitigasi bencana alam, khususnya potensi banjir, Polsek Pabuaran Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan debit air Sungai Cisanggarung, Selasa dini hari (23/12/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota piket SPKT Polsek Pabuaran atas perintah Kapolsek Pabuaran Polresta Cirebon, AKP Much. Soleh, S.H., sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan hasil pemantauan, debit air Sungai Cisanggarung terpantau dalam kondisi normal. Meskipun intensitas curah hujan berada pada kategori sedang, tidak ditemukan adanya peningkatan debit air yang signifikan. Kondisi tanggul serta klep air di sepanjang bantaran sungai juga terpantau aman.
AKP Much. Soleh, S.H. menjelaskan bahwa hasil pantauan Tinggi Muka Air (TMA) dari Tim Bendung Cikeusik Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisanggarung pada pukul 21.00 WIB hingga 00.00 WIB berada di angka 175 cm dengan status normal. Ia juga menyampaikan klasifikasi TMA sebagai berikut:
TMA 300 cm: Status Waspada
TMA 350 cm: Status Siaga
TMA 400 cm: Status Awas
“Alhamdulillah, meskipun cuaca hujan dengan intensitas cukup tinggi, hasil pengecekan menunjukkan kondisi tanggul dan klep air di sepanjang Sungai Cisanggarung masih dalam keadaan aman, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Pabuaran berharap seluruh pihak terkait, seperti BBWS, BPBD, serta relawan kebencanaan, dapat terus bersinergi dalam menyampaikan informasi kondisi cuaca dan debit air kepada masyarakat. Hal tersebut dinilai penting untuk memberikan edukasi sekaligus mengurangi kecemasan warga, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Hingga saat ini, kondisi aliran air dari hulu Sungai Cisanggarung wilayah Kuningan juga terpantau aman.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Pabuaran menyampaikan bahwa hasil pemantauan cuaca menunjukkan hujan dengan intensitas sedang dan aktivitas masyarakat masih berjalan normal. Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring debit air di Sungai Cisanggarung dan wilayah rawan banjir lainnya merupakan langkah antisipasi, pencegahan, serta peringatan dini guna meminimalisasi dampak kerugian akibat bencana alam, khususnya banjir.
“Upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin sebagai bentuk tanggung jawab bersama guna menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa, ” tegasnya.
Kapolsek Pabuaran menambahkan bahwa langkah antisipasi bencana banjir menjadi perhatian Kapolresta Cirebon. Untuk itu, seluruh personel Polsek Pabuaran diperintahkan agar terus melakukan monitoring di wilayah rawan banjir. Selain itu, Polsek Pabuaran Polresta Cirebon bersama unsur kecamatan, Koramil, BPBD, BBWS, relawan, serta instansi terkait lainnya, terus bersinergi dan siaga dalam penanganan bencana, baik pertolongan pertama, evakuasi, maupun dukungan logistik.

Panji Rahitno