Cirebon - Monitoring luapan air dampak hujan deras dari sungai Blok Gedugan Rt.003 Rw.007 Desa Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 23.50.Wib.
Kapolsek Gempol Kompol Rynaldi Nurwan., S.H., M.H pimpin langsung kegiatan monitoring debit air sungai yang meluap akibat curah hujan yang cukup besar, Kegiatan ini menjadi perhatian serius dari Polsek Gempol bersama Sat Brimob Den C Kompi II yang ada di Desa Winong maupun Basarnas dan BPBD Kabupaten Cirebon.
Penanganan bencana alam dampak hujan deras dari luapan air sungai setinggi pinggang orang dewasa masuk kerumah warga Blok Gedugan termasuk Desa Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon mencapai ketinggian pinggang sekira 100 Cm yang berada di pinggiran sungai dan luapan air masuk 50 rumah dan pekarangan warga.
Bhabinkamtibmas Desa Winong Bripka Andri Riyanto menjelaskan terdapat tiga rumah yang terdampak parah akibat luapan air sungai yang cukup deras dan tidak terkendali. Air sungai tersebut meluap hingga merendam sebagian besar rumah, membuat para penghuninya terpaksa harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu demi keselamatan.
Mereka kemudian diungsikan ke rumah warga yang berlokasi di area yang lebih tinggi dan lebih aman dari ancaman banjir ini, di mana mereka bisa berteduh dan merasa lebih aman dari luapan air yang membahayakan. Sementara itu, upaya bantuan terasa sangat diperlukan untuk memberikan dukungan kepada para korban yang terdampak bencana ini.
Warga yang terdampak luapan air sungai yakni Sdr. Salim, Sdr.Sairu dan Sdr.Warno kesemuanya warga Blok Gedugan Rt. 003/Rw.007. Debit air surut total pada jam 02.30 wib Kesemuanya sudah tidak tergenang air dan tidak ada korban jiwa.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni., S.I.K., S.H., M.H melalui Kapolsek Gempol Kompol Rynaldi Nurwan., S.H., M.H mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan disertai petir, yang dapat berdampak pada aktivitas harian dan keselamatan.

Panji Rahitno